Sunday, November 12, 2017

Berikut Tips Untuk Mengobati Ayam Berak Kapur


Berak kapur termasuk penyakit menular yang sangat ganas. Gejala spesifik adalah kematian pada anak ayam yang baru menetas atau baru diturunkan dari mesin tetas. Kematian ini biasanya terjadi berturut-turut tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya. Sebelum mati, anak ayam tampak lsu, kurang nafsu makan, berkerumun dan berdesak-desakan di bawah lampu seperti kedinginan, merunduk, mengantuk, pucat, bulu kusut, dan sayapnya menggantung. Namun, gejala utamanya adalah anak ayam mengalami diare terus-menerus.
Kotoran ayam encer berlendir, berwarna putih seperti kapur dan berbusa. Kotoran ini juga melekat pada bulu-bulu di sekitar anus dan sulit dibersihkan kalau sudah mengering. Karena kotorannya berwarna putih, ada yang menyebut penyakit ini penyakit bacillary white atau diare putih. Ayam dewasa jarang sekal terserang penyakit ini. Kalaupun ada, biasanya tidak serius paling-paling produktivitas telurnya akan menurun dan daya tetas telurnya rendah. Penyakit ini bisa ditularkan melalui berbagai cara.
Untuk menekan angka kematian anak ayam yang sudah terserang pullorum bisa digunakan antibiotik Neoterramycin 25 Soluble Powder. Takarannya, setiap 2 gram dicampur dengan 1 liter air minum. Antibiotik ini diberikan selama 3 hingga 5 hari. Sementara itu, obat untuk penyakit berak putih diberikan selama masih dibutuhkan. Cara pemberiannya bergantung pada tingkat keparahan penyakit, yakni dicampurkan ke dalam air minum jika penyakit ringan, diteteskan jika penyakit sedang, atau disuntikkan jika penyakit sudah parah.Agen Betting online terpercaya

No comments:

Ayam Bangkok Hitam Yang Misterius

Diantara sebagian penghobi sabung ayam banyak yang mengatakan bahwa ayam bangkok hitam tidak memiliki pukulan, Selalu lemah dalam pertarung...